Wednesday, August 15, 2012
Kata Serapan dari Bahasa Belanda : Nama Makanan
Banyak kata/bahasa Indonesia yang merupakan serapan dari kata/bahasa Belanda. Tapi saya kan cerita beberapa saja yang banyak bersangkutan dengan makanan, mungkin Joyee yang nanti mau menambahkan ok !
Mas/kang/bang beli sirup stroberi( biasanya orang indonesia bingung antara stroberi dan arbei ), jangan lupa beli es nya ya ! tanpa sadar kita mengucapkan kata serapan dari belanda, dalam bahasa Belanda es = ijs, sirup = stroop . Ada juga yang lain seperti alpukat(avocaat), sirsak(zuurzak),sardencis( sardientjes) yang merupakan kata kata yang biasa dipakai sehari hari, Mamat ! cepat ke pasar(passeur)
ada belanjaan ibu yang kurang, satu bungkus margarine(margarine), dan 2 butir kol(kool) buat bikin sop(soup) ! Eits tunggu mat, JANGAN LUPA kalo keluar pake SANDAL(sandalen) jangan bikin malu ibu ! xixixixi...
Well, mungkin karena Bangsa Indonesia sudah sangat lama berinteraksi dengan orang Belanda ( saya mengatakan berinteraksi bukan dijajah ) maka kata kata, bahasa, makanan, budaya dan lain lainnya banyak yang bercampur. Tetapi, bahasa dan kebiasaan yang merupakan jendela kebudayaan suatu bangsa banyak terasa pengaruh nya seperti kebudayaan minum teh (thee) yang sakral bagi orang jepang dan china, lalu banyak diikuti oleh orang eropa, padahal orang Indonesia sudah melakukan konsumsi teh sejak berabad abad yang lalu dan telah menjadi minuman biasa saja.
Di Bandung, yang sejak dulu merupakan daerah yang bisa dikatakan terbuka terhadap budaya asing banyak terlihat percampuran kultur nya, mulai dari bangunan bangunannya, makanan, dan lain lainnya. Ada perkedel Bondon yang alamatnya ada di tulisan saya sebelumnya( perkedel = frikadel ) yang merupakan makanan yang mudah diterima dan umum di sajikan, sering disajikan pada masakan soto bandung. Belum lagi bistik/bestik(biefstuk) yaitu masakan daging berkuah kecap agak manis yang disajikan bersama irisan kentang, wortel(wortel),buncis(boontjes) plus dengan saus tomat(tomaat) sebagai penambah cita rasa.
Masih banyak lagi kuliner Bandung yang terpengaruh kultur Belanda, seperti kueSus(Soes),panekuk(pannenkoek,pancake=english ), sosibrod(saucijzenbrood), pastel(pastei) yang merupakan makanan yang biasa dijumpai di Bandung.Orang Belanda yang bercita rasa cheese/milk dalam pemilihan makanan, terlihat juga dalam selera kudapan dan masakan beberapa orang bandung(terutama di perkotaan). Kue kue seperi kue keju (kastangel) yang merupakan kue kering wajib pada hari raya lebaran, lidah kucing(kattentong,kat=kucing dan tong=lidah ) yang juga kue kue "resmi" hari raya yang hampir disetiap ruang tamu pada hari lebaran di sajikan berjejeran dalam topples(stoffles) bersama kaastangel dan kue nastar, nastar adalah sama sama kue "kumpeni" lokal yaitu kue kering berisi selai(gelei) nanas(ananas).
Mas/kang/bang beli sirup stroberi( biasanya orang indonesia bingung antara stroberi dan arbei ), jangan lupa beli es nya ya ! tanpa sadar kita mengucapkan kata serapan dari belanda, dalam bahasa Belanda es = ijs, sirup = stroop . Ada juga yang lain seperti alpukat(avocaat), sirsak(zuurzak),sardencis( sardientjes) yang merupakan kata kata yang biasa dipakai sehari hari, Mamat ! cepat ke pasar(passeur)
ada belanjaan ibu yang kurang, satu bungkus margarine(margarine), dan 2 butir kol(kool) buat bikin sop(soup) ! Eits tunggu mat, JANGAN LUPA kalo keluar pake SANDAL(sandalen) jangan bikin malu ibu ! xixixixi...
Well, mungkin karena Bangsa Indonesia sudah sangat lama berinteraksi dengan orang Belanda ( saya mengatakan berinteraksi bukan dijajah ) maka kata kata, bahasa, makanan, budaya dan lain lainnya banyak yang bercampur. Tetapi, bahasa dan kebiasaan yang merupakan jendela kebudayaan suatu bangsa banyak terasa pengaruh nya seperti kebudayaan minum teh (thee) yang sakral bagi orang jepang dan china, lalu banyak diikuti oleh orang eropa, padahal orang Indonesia sudah melakukan konsumsi teh sejak berabad abad yang lalu dan telah menjadi minuman biasa saja.
Di Bandung, yang sejak dulu merupakan daerah yang bisa dikatakan terbuka terhadap budaya asing banyak terlihat percampuran kultur nya, mulai dari bangunan bangunannya, makanan, dan lain lainnya. Ada perkedel Bondon yang alamatnya ada di tulisan saya sebelumnya( perkedel = frikadel ) yang merupakan makanan yang mudah diterima dan umum di sajikan, sering disajikan pada masakan soto bandung. Belum lagi bistik/bestik(biefstuk) yaitu masakan daging berkuah kecap agak manis yang disajikan bersama irisan kentang, wortel(wortel),buncis(boontjes) plus dengan saus tomat(tomaat) sebagai penambah cita rasa.
Masih banyak lagi kuliner Bandung yang terpengaruh kultur Belanda, seperti kueSus(Soes),panekuk(pannenkoek,pancake=english ), sosibrod(saucijzenbrood), pastel(pastei) yang merupakan makanan yang biasa dijumpai di Bandung.Orang Belanda yang bercita rasa cheese/milk dalam pemilihan makanan, terlihat juga dalam selera kudapan dan masakan beberapa orang bandung(terutama di perkotaan). Kue kue seperi kue keju (kastangel) yang merupakan kue kering wajib pada hari raya lebaran, lidah kucing(kattentong,kat=kucing dan tong=lidah ) yang juga kue kue "resmi" hari raya yang hampir disetiap ruang tamu pada hari lebaran di sajikan berjejeran dalam topples(stoffles) bersama kaastangel dan kue nastar, nastar adalah sama sama kue "kumpeni" lokal yaitu kue kering berisi selai(gelei) nanas(ananas).
Ada juga kata kata lainnya seperti, sosis(soucijs), puding(pudding), koki(kokkin), kopi(koffie), permen(pepermunt), biskuit(biscuit), kue Tar(Taart).Ada juga yang terserap kedalam bahasa daerah, Dawegan(Sunda) = Kelapa Muda, tetapi terserap karena salah tanggap bahasa. begini ceritanya, ada seorang Belanda yang memerintahkan kepada seseorang anak muda : " jongere, down again that coconut ", terdengar sayup sayup dari jauh oleh orang pribumi Sunda yang terdengar hanya 'down again' yang tersamarkan.. "ooo eta teh ngaranna dawegan ceuk walanda mah nya "(ooo itu namanya dawegan kata orang belanda sih ). Jadi kata kata dawegan sampai sekarang dipakai,, wakakakakakaka ( kebenaran cerita ini diragukan banget hehehe )
okee Joy,, enjoy your life ,, "kuliner emang enak tapi lebih enak ": lekker eten zonder betalen alias gratisaaaan alias di traktir(trakteren) wakakakaka......
Monday, August 13, 2012
TEROPONG BOSCHA
Teropong Besar Boscha didirikan pada tahun 1923 sampai dengan tahun 1928 oleh Perhimpunan Bintang Hindia Belanda(NISV.
Anda dapat menikmati pemandangan angkasa lepas yang indah dengan melihat melalui salah satu teropong besar dan tertua di Indonesia.
Untuk menuju Boscha anda ikuti petunjuk arah jalan menuju Lembang dan pada jalan menuju Lembang pun ada petunjuk arah lokasi teropong Boscha yang tersohor tersebut.
Selamat mencoba dan menikmati ya Joy !!
http://www.airportcigarettes.com/
FOTO BANDUNG TEMPO DULU 1
ALUN ALUN BANDUNG
HOTEL HOMANN
HOTEL PREANGER
JALAN ASIA AFRIKA
JALAN BANCEUY
JALAN BRAGA
JALAN RIAU
JALAN SILIWANGI
VIADUCT
HOTEL HOMANN
HOTEL PREANGER
JALAN ASIA AFRIKA
JALAN BANCEUY
JALAN BRAGA
JALAN RIAU
JALAN SILIWANGI
VIADUCT
Friday, August 10, 2012
Tentang SPECIALIZED
Seperti umumnya cerita klise dlm dunia bisnis
SPECIALIZED Bicycle Inc berangkat dari kesederhanaan/kere
kemudian mengalami titik balik menjadi sebuah usaha sukses
dan mendunia.
Adalah Mike Sinyard’s mahasiswa jebolan universitas San Jose 1974
menjual mobil van kesayangannya seharga $1500 untuk modal kabur
keEropa guna mengikuti tour sepeda, dalam tour Sinyard’s bertemu
cewek diasrama mahasiswa Milan yng kemudian memperkenalkannya
kepada distributor sepeda balap dan touring fabrikan Italy.
Sinyard’s menyatakan ingin berkenalan dng pejabat fabrikan langsung
diluar dugaan pejabat pabrik ingin mengajaknya untuk bekerjasama
dalam memasarkan produknya di Amerika. Sinyard’s tahu bahwa
peredaran produk high-end Italy tsb masih langka dinegaranya.
Bermodal keyakinan bahwa produk Italy punya gengsi tersendiri
tentulah setiap orang akan merasa bangga jika memilikinya.
Sinyard’s membelanjakan sisa uangnya untuk membeli komponen
dari fabrikan Italy itu, saat tiba diAmerika ia merasa nalurinya benar
bahwa komponan sepeda yng dibawanya dari eropa sangat diminati.
Setelah berhasil menjual seluruh komponen ditoko sepeda setempat
mulailah berinisiatif untuk impor kecil2an, ternyata permintaannya
terus meningkat hingga terbentur dng modal yng dimilikinya.
Untuk memecahkan masalah tsb Sinyard’s meyakinkan pemilik toko
agar para pemesan diminta uang dimuka (sistim indent), pemilik toko
setuju dan sejak saat itulah secara tidak langsung SPECIALIZED lahir.
Sukses sbg importir komponen sepeda makin membulatkan tekad
Sinyard’s untuk menekuni bisnis persepedaan dan memutuskan
saatnya SPECIALIZED memproduksi sendiri (sbg merek dagang)
Tahun 1976 SPECIALIZED memperkenalkan produk ban untuk
sepeda touring, tahun 1978-1979 kembali memperkenalkan
ban yng bisa dilipat (kevlar) sekaligus memproduk frame sepeda
seri "Allez" untuk road race dan "Sequoia" untuk touring
tahun 1981 SPECIALIZED putar haluan dng dasar pemikiran
"mungkin masyarakat persepedaan akan merasakan dan lebih
mempelajari jika dikenalkan dng sepeda gunung".
Lahirlah produk yng dirancang dari hasil revolusi sepeda biasa
dipakai Sinyard’s dimasa remajanya dijalanan paving, kemudian
prototype itu diberi isltilah ATB (All Terrain Bike/sepeda segala medan)
dan dipublikasikan dng nama STUMPJUMPER
sukses penjualan model Stumpjumper bak kacang goreng
divisi R&D (Resarch & Development) SPECIALIZED tertantang
untuk terus melakukan inovasi dan pengembangan, lahirlah beberapa
variant baru seri MTB, dlm tempo 7tahun dari kelahirannya harus
memperluas pabriknya untuk melayani gencarnya permintaan
inilah periode dicanangkannya motto "INNOVATE or DIE"
1983 SPECIALIZED mempetajam promosi dng membentuk tim fabrikan
bernama "Specialized Mountain Bike Racing Team", ternyata meraih
sukses dibeberapa nomor kejuaraan dunia Mountain Bike, sekaligus
memanfaatkan atlit profnya sbg tester rider untuk produk2 baru.
1989 membuat catatan baru yng belum berani dilakukan oleh pabrik
sepeda lainnya, yakni membuat wheelset berbahan matrik komposit
bekerjasama dng Duralcan Corp perusahaan aluminum SPECIALIZED
mempelopori pembuatan rim/velg dan wheelset teringan. Material
matrik komposit itulah kemudian diberi code "M2"
Era 1990 merupakan era booming sepeda MTB, persaingan kian ketat
pesaing SPECIALIZED spt TREK, CANNONDALE, SCOTT melakukan inovasi
lebih cepat serta membanjiri pasar dng produk kreasi baru kelas low-end
penjualan SPECIALIZED sempat terpengaruh, namun sang CEO (Sinyard’s)
masih berkeyakinan bahwa pangsa SPECIALIZED adalah pelanggan fanatik
untuk mempertahankan level penjulannya dibuatlah strategi discount
diseluruh outletnya.
1995 menerapkan strategi force brand, yakni menjual fullbike dng
mayoritas komponen produk sendiri, dibarengi memproduk asesoris
dan apparel SPECIALIZED menyerbu dipasar low-end serta memperluas
outletnya hingga Kanada dan Eropa.
1998 Mike Sinyard’s pendiri dan CEO Specialized Inc memperoleh
penghargaan dari pemerintah federal sbg tokoh Mountain Bike
berkat partisipasinya telah mendorong kemajuan cabang olahraga
sepeda gunung di Amerika. Hal itu menjadikan grup SPECIALIZED
makin agresif melakukan pengembangan dan innovasi, hasil dari
mempelajari tulisan seorang dokter dijournal kesehatan, digagaslah
desain berdasar ergonomy (karakter gerak dan posisi rangka manusia)
dibawah panji proyek S-Work lahirlah disain "Body Geometry"
2001 MERIDA Bicycle Corp memperoleh sebagian saham SPECIALIZED
untuk menggarap pasar Asia. Dng proyek EPIC-nya Specialized mencoba
bersaing disegmen frame yng bebahan carbon fiber.
http://www.specialized.com
SPECIALIZED Bicycle Inc berangkat dari kesederhanaan/kere
kemudian mengalami titik balik menjadi sebuah usaha sukses
dan mendunia.
Adalah Mike Sinyard’s mahasiswa jebolan universitas San Jose 1974
menjual mobil van kesayangannya seharga $1500 untuk modal kabur
keEropa guna mengikuti tour sepeda, dalam tour Sinyard’s bertemu
cewek diasrama mahasiswa Milan yng kemudian memperkenalkannya
kepada distributor sepeda balap dan touring fabrikan Italy.
Sinyard’s menyatakan ingin berkenalan dng pejabat fabrikan langsung
diluar dugaan pejabat pabrik ingin mengajaknya untuk bekerjasama
dalam memasarkan produknya di Amerika. Sinyard’s tahu bahwa
peredaran produk high-end Italy tsb masih langka dinegaranya.
Bermodal keyakinan bahwa produk Italy punya gengsi tersendiri
tentulah setiap orang akan merasa bangga jika memilikinya.
Sinyard’s membelanjakan sisa uangnya untuk membeli komponen
dari fabrikan Italy itu, saat tiba diAmerika ia merasa nalurinya benar
bahwa komponan sepeda yng dibawanya dari eropa sangat diminati.
Setelah berhasil menjual seluruh komponen ditoko sepeda setempat
mulailah berinisiatif untuk impor kecil2an, ternyata permintaannya
terus meningkat hingga terbentur dng modal yng dimilikinya.
Untuk memecahkan masalah tsb Sinyard’s meyakinkan pemilik toko
agar para pemesan diminta uang dimuka (sistim indent), pemilik toko
setuju dan sejak saat itulah secara tidak langsung SPECIALIZED lahir.
Sukses sbg importir komponen sepeda makin membulatkan tekad
Sinyard’s untuk menekuni bisnis persepedaan dan memutuskan
saatnya SPECIALIZED memproduksi sendiri (sbg merek dagang)
Tahun 1976 SPECIALIZED memperkenalkan produk ban untuk
sepeda touring, tahun 1978-1979 kembali memperkenalkan
ban yng bisa dilipat (kevlar) sekaligus memproduk frame sepeda
seri "Allez" untuk road race dan "Sequoia" untuk touring
tahun 1981 SPECIALIZED putar haluan dng dasar pemikiran
"mungkin masyarakat persepedaan akan merasakan dan lebih
mempelajari jika dikenalkan dng sepeda gunung".
Lahirlah produk yng dirancang dari hasil revolusi sepeda biasa
dipakai Sinyard’s dimasa remajanya dijalanan paving, kemudian
prototype itu diberi isltilah ATB (All Terrain Bike/sepeda segala medan)
dan dipublikasikan dng nama STUMPJUMPER
sukses penjualan model Stumpjumper bak kacang goreng
divisi R&D (Resarch & Development) SPECIALIZED tertantang
untuk terus melakukan inovasi dan pengembangan, lahirlah beberapa
variant baru seri MTB, dlm tempo 7tahun dari kelahirannya harus
memperluas pabriknya untuk melayani gencarnya permintaan
inilah periode dicanangkannya motto "INNOVATE or DIE"
1983 SPECIALIZED mempetajam promosi dng membentuk tim fabrikan
bernama "Specialized Mountain Bike Racing Team", ternyata meraih
sukses dibeberapa nomor kejuaraan dunia Mountain Bike, sekaligus
memanfaatkan atlit profnya sbg tester rider untuk produk2 baru.
1989 membuat catatan baru yng belum berani dilakukan oleh pabrik
sepeda lainnya, yakni membuat wheelset berbahan matrik komposit
bekerjasama dng Duralcan Corp perusahaan aluminum SPECIALIZED
mempelopori pembuatan rim/velg dan wheelset teringan. Material
matrik komposit itulah kemudian diberi code "M2"
Era 1990 merupakan era booming sepeda MTB, persaingan kian ketat
pesaing SPECIALIZED spt TREK, CANNONDALE, SCOTT melakukan inovasi
lebih cepat serta membanjiri pasar dng produk kreasi baru kelas low-end
penjualan SPECIALIZED sempat terpengaruh, namun sang CEO (Sinyard’s)
masih berkeyakinan bahwa pangsa SPECIALIZED adalah pelanggan fanatik
untuk mempertahankan level penjulannya dibuatlah strategi discount
diseluruh outletnya.
1995 menerapkan strategi force brand, yakni menjual fullbike dng
mayoritas komponen produk sendiri, dibarengi memproduk asesoris
dan apparel SPECIALIZED menyerbu dipasar low-end serta memperluas
outletnya hingga Kanada dan Eropa.
1998 Mike Sinyard’s pendiri dan CEO Specialized Inc memperoleh
penghargaan dari pemerintah federal sbg tokoh Mountain Bike
berkat partisipasinya telah mendorong kemajuan cabang olahraga
sepeda gunung di Amerika. Hal itu menjadikan grup SPECIALIZED
makin agresif melakukan pengembangan dan innovasi, hasil dari
mempelajari tulisan seorang dokter dijournal kesehatan, digagaslah
desain berdasar ergonomy (karakter gerak dan posisi rangka manusia)
dibawah panji proyek S-Work lahirlah disain "Body Geometry"
2001 MERIDA Bicycle Corp memperoleh sebagian saham SPECIALIZED
untuk menggarap pasar Asia. Dng proyek EPIC-nya Specialized mencoba
bersaing disegmen frame yng bebahan carbon fiber.
Sejarah Sumur Bandung
Ada sejarah yang beredar dan dipercayai oleh mayarakat umum tentang legenda sumur ini, konon ketika Raden Adipati Wiranatakusumah II menancapkan tongkatnya dan keluarlah air dari lubang tancapan tersebut. Karena air yang keluar cukup deras maka di galilah dan dibuatlah menjadi sebuah sumur. Bandung yang kala itu merupakan hutan belantara merupakan daerah yang menjadi alternatif pilihan oleh Raden Wiranatakusumah II untuk dijadikan ibukota karisidenan Priangan, yang kala itu ibu kota berkedudukan di Karapyak( sekarang dayeuh kolot ) yang sering dilanda banjir luapan sungai citarum( hingga sekarang ).
Dengan pertimbangan tersebut dan juga atas dasar keinginan Gubernur Jendral Daendels(Belanda) yang menginginkan adanya kota peristirahatan bagi para petinggi pemerintahan maka di pindahkanlah ibukota priangan itu dari Karapyak ke sebuah tempat dekat dengan sumber mata air itu keluar(sumur bandung), ditandai dengan membangun sebuah pendopo di sebelah Selatan Alun Alun sekarang. Maka dari situlah dihitung berdirinya Kota Bandung.
http://indonesia.travel
Monday, August 6, 2012
GEDUNG SATE
Sejarah Gedung Sate
Gedung Sate didirikan pada 27 Juli 1920, gedung ini awalnya memang dibangun sebagai pusat pemerintahan pada saat itu dimana Pemerintahan Belanda menetapkan Kota Bandung sebagai Ibukota negeri jajahannya di Indonesia. Pemilihan Kota Bandung didasarkan pada pertimbangan iklim yang cocok karena Kota Bandung begitu sejuknya ditambah pemandangan alam yang indah. Konon, iklim Kota Bandung saat ini senyaman Prancis Selatan di Musim panas.
Dengan penetapan pusat pemerintah itu, maka dibangunlah Gedung Sate atau Gouvernements Bedrijven sebutannya di masa itu dengan perencanaan yang dibuat secara matang oleh suatu tim yang diketuai Kolonel Purnawirawan V.L. Slors, beranggotakan antara lain Ir. J. Berger, arsitek muda kenamaan lulusan Fakultas Teknik Delft Nederland, Ir. Eh. De Roo dan In G. Hendriks serta pihak "Gemeete van Bandoeng".
Tim bertugas merencanakan dan membangun berbagai gedung perkantoran yang merupakan pindahan dari keseluruhan departemen dan instansi lainnya yang berjumlah 14 dari Batavia (Jakarta) ke Bandung, termasuk pembangunan komplek perumahan untuk menampung sekitar 1500 pegawai pemerintahan. Setelah berhasil disusun perancanaan pembangunan GB, dilakukan peletakan batu pertama gedung "GB" pada tanggal 27 Juli 1920 oleh Johana Catherina Coops, putri sulung Walikota Bandung B. Coops dan Petronella Roelofsen, mewakili Gubernur Jenderal di Batavia.
Pembangunan Gedung Sate melibatkan sekitar 2000 pekerja, 150 orang
diantaranya pemahat atau ahli bongpay pengukir batu nisan dan pengukir
kayu berkebangsaan Cina yang berasal dari Konghu atau Kanton. Selebihnya
adalah tukang batu, kuli aduk, dan peladen yang merupakan pekerja
bangunan yang berpengalaman menggarap Gedong sirap (Kampus ITB) dan
Gedong papak (Balai Kota). Mereka adalah pendudukan dari kampung
Sekeloa, Coblong, Dago, Gandok, dan Cibarengkok.Selama kurun waktu empat tahun lamanya, di awal tahun 1924 berhasil diselesaikan Kantor Pusat PTT kemudian dilanjutkan dengan pembangunan induk bangunan utama GB yang tuntas dikerjakan pada September 1924 termasuk bangunan perpustakaan.
Mulai dari Cilok, Batagor, Nasi Liwet Baso Tahu, Timbel dan lainnya dan tidak ketinggalan Aneka Minuman yang menggugah selera ,,,Dan jangan lupa barang barang seperti Baju, Celana, Kursi, Lukisan, Pigura, berbagai macam Asesoris seperti Tas yang berkualitas distro papan atas juga tersedia,,,,hmmm Bandung,,,Maybe God had smile when created this our Beautiful City.
http://www.jabarprov.go.id
Subscribe to:
Posts (Atom)


















